SD Tunas Dharma | Apa itu Sempoa? Sempoa adalah alat hitung manual yang terdiri dari bingkai dengan deretan garis yang bermanik-manik, yang bisa digeser-geser ke kiri dan ke kanan. Melalui pergerakan manik-manik ini, pengguna Sempoa dapat melakukan berbagai operasi dan perhitungan seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Meskipun, komputer dan kalkulator telah menggantikan peran sempoa dalam metode berhitung, namum metode pembelajaran Sempoa itu tetap menjadi alat yang diakui sangat efektif untuk melatih dan mengasah daya nalar dan berhitung pada otak anak. Adapun manfaat Sempoa, antara lain: (1) meningkatkan kemampuan berhitung, (2) melatih konsentrasi, daya nalar dan daya ingat, (3) meningkatkan koordinasi dan kolaborasi gerakan antara syaraf, mata dan tangan, (4) meningkatkan kecepatan, ketepatan dan keakuratan berpikir, (5) membangun rasa percaya diri, dan (6) mengoptimalkan pengembangan otak kanan dan otak kiri.
Pada hari Minggu, 3 Mei 2026 bertempat di Mal Ramayana Ciplaz Karawang, yang berada di pusat Karawang kota, digelar Olimpiade Daerah ke-12 Adil Sempoa Mandiri Karawang, dengan mengusung tema ”Berhitung, Imajinasi dan Kreativitas”. Siswa dari SD Tunas Dharma, atas nama Mikael Aheus Ndraha (Kelas 2A) dan Jophiel Aheus Ndraha (Kelas 4A), mengikuti ajang perlombaan tersebut, dan berhasil menempati posisi Juara 1 dan Juara 2, untuk kategori Berhitung Cepat. Berkat raihannya tersebut, keduanya berhasil membawa pulang Piala, Sertifikat, uang tunai, goodie bag sebagai Juara.
Mikael Aheus Ndraha, sangat terkesan atas raihannya tersebut, dan menyampaikan testimoninya: “Awal mula ikut sempoa itu karena kakakku Les Sempoa. Saya selalu ikut menganter dan menjemput kakak. Saya melihat kakak selalu semangat kalau Les Sempoa. Saya bertanya dalam hati ini apa sih ya? Emang menarik itu Sempoa? Saya juga melihat kakak mengerjakan tugas sempoanya dengan gerakan jari naik turun dengan cepat. Saya penasaran dan mulai menemani kakak mengerjakan tugas sempoanya. Saya mulai tertarik dengan sempoa. Saya beranikan diri mengatakan kepada orangtuaku kalau saya mau les sempoa separti kakak. Kedua orangtuaku mengizinkan saya untuk masuk les sempoa. Metode belajar Sempoa adalah hal baru bagi saya namun saya terus dan terus belajar untuk bisa mengerti. Setelah ikut sempoa baru saya tau kalau sempoa itu tidak hanya berhitung saja, tapi juga daya imajinasi dan kreatifitas pikiran saya juga berkembang. Di sempoa ini otak kanan dan kiri dapat semua. Sekarang saya bisa mengekpresikan imajinasi dan berusaha fokus dan memperkuat daya ingat dengan cara mengulang terus menerus.
Pada hari Minggu tanggal 3 Mei 2026 kemarin, saya mengikuti Lomba Sempoa untuk pertama kalinya. Di lomba itu, saya berusaha fokus, sabar dan tenang, mengikuti arahan dan menjawab pertanyaan dengan sebaik mungkin dan semampu saya. Waktu pengumuman hasil lomba diumumkan, dimulai dari juara harapan 2, harapan 1, juara ke-3 dipanggil ke depan belum ada namaku, panggilan nama juara ke 2 Lomba Olimpiade Mental Aritmatika kategori D nama saya dipanggil. Saya senang sekali, tersenyum bahagia sambil terucap dalam hati terimakasih Tuhan dan berlari ke depan podium. Terima kasih untuk Guru-guru sempoaku yang dengan sabar dan penuh kasih sayang dalam mengajariku, juga untuk guru-guru sekolahku di SD Tunas Dharma, yang selalu mendukung kegiatan belajar di sekolah maupun di luar sekolah, temen kelas 2A yang menyemangatiku, kakakku yang belajar bareng saya dan kedua orangtuaku yang terus mendukung dan bahkan mendampingi saya dalam belajar”, kesan siswa Kelas 2A ini.
Sementara itu, Jophiel Aheus Ndraha, mengungkapkan testimoninya: ”Setelah beberapa bulan ikut proses belajar sempoa, saya memberanikan diri mengikuti Lomba Olimpiade Daerah ke-12 Asma Mandiri Cabang Karawang yang harus diikuti oleh semua peserta murid Les Sempoa yang ada di Karawang. Kedua orangtuaku mengizinkan untuk mengikutinya dan satu hal yang harus saya ingat adalah belajar lebih sungguh-sungguh dan harus percaya diri. Olimpiade Daerah ke-12 Asma Mandiri Cabang Karawang. Ini adalah lomba sempoa yang pertama kali saya ikuti. Di lomba itu, saya berusaha fokus dan tenang, yang penting mengikuti arahan dan menjawab pertanyaan dengan penuh keyakinan. Saat tiba di pengumman para pemenang, Juara ke-3 dan ke-2 dipanggil ke depan, tapi belum ada namaku. Dan terakhir, di panggillah Juara pertama Lomba dan ternyata itu adalah namaku, saya sangat senang sekali sambil terucap dalam hati terima kasih kepada Tuhan di dalam hati, dan berlari ke depan podium dengan penuh kegembiraan.
Dan yang bikin bangga lagi, ternyata bukan cuma satu kategori, ternyata 2 Kategori, yaitu Juara 1 Lomba Olimpiade Mental Aritmatika Kategori G dan Lomba Olimpiade Who Wants To Be The Best Kategori TA. Saya tersenyum dan bahagia namun saya tau kalau saya tidak boleh berpuas diri dan terlalu bangga, karena saya harus terus mengasah dan terus belajar. Dengan ini, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada guru-guru sempoaku yang dengan sabar dan penuh kasih sayang dalam mengajariku, dan juga yang tdak kalah penting, terima kasih juga untuk guru-guru si sekolahku, di SD Tunas Dharma yang selalu mendukung kegiatan belajar saya di sekolah”, ujar siswa kelas 4A ini.
Kepala SD Tunas Dharma, Ibu Nurmayasari, S.Pd., mengatakan: “Saya selaku kepala sekolah sangat mendukung semua kegiatan positif siswa-siswi kami di luar sekolah, baik itu kegiatan akademik maupun kegiatan non-akademik seperti olahraga, seni, budaya atau kegiatan positif lain. Kali ini, siswa kami atas nama Mikael Aheus Ndraha dan Jophiel Aheus Ndraha, telah berhasil meraih Juara di ajang perlombaan Sempoa dan Berhitung Cepat, yang diselenggarakan oleh Mal Ramayana Ciplaz Karawang, pada hari Minggu, 3 Mei 2026. Kepada ananda Mikael Aheus Ndraha dan ananda Jophiel Aheus Ndraha, dengan ini saya mengucapkan selamat dan semoga sukses selalu. Semoga, kemampuan akademik ananda berdua akan terus berkembang dan bisa memunculkan prestasi-prestasi akademik di bidang lain, di waktu yang akan datang. Tepat semangat dan terus belajar”, tutup guru senior di SD Tunas Dharma ini.













